Bapenda Provinsi Lampung Datangi Rumah Warga, Penagihan Pajak atau Intimidasi?

BJK || Bandar Lampung

Masyarakat di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, dibuat resah atas dugaan penagihan pajak kendaraan bermotor yang dilakukan secara langsung ke rumah-rumah oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung.
Aksi ini memunculkan pertanyaan di kalangan warga, apakah ini sekedar sosialisasi atau bentuk intimidasi terselubung?
Seorang warga berinisial BA mengaku terkejut ketika delapan orang petugas yang mengaku dari Bapenda Provinsi Lampung mendatangi rumahnya.
“Saya kaget, Bang. Tiba-tiba datang delapan orang berkerumun ke rumah. Tujuan mereka bukan sosialisasi, tapi langsung menagih pajak dan merinci tunggakan mobil kami,” ujar BA.
Tidak hanya BA, tetangganya pun merasa kesal dengan cara penagihan tersebut. Mereka menganggap tindakan itu berlebihan, terutama bagi warga yang baru menunggak pajak selama beberapa bulan.
“Tetangga saya marah-marah. Baru tiga bulan menunggak pajak, sudah didatangi banyak orang. Padahal dia belum sempat bayar karena baru pulang kampung,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi melalui WA Center, Bapenda Provinsi Lampung membenarkan adanya kegiatan tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk pendataan kendaraan yang mengalami keterlambatan pembayaran pajak.
“Benar Bapak/Ibu saat ini kami sedang melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terlambat membayar pajaknya, pendataan tersebut untuk mengetahui apakah kendaraan tersebut masih ada atau sudah dijual,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi guna mengingatkan masyarakat tentang kewajiban pajak kendaraan.
“Ini sosialisasi untuk mengingatkan pemilik kendaraan yang telah menunggak pajak,” tambahnya.
Namun, cara yang digunakan Bapenda mendapat kecaman dari Wakil Sekretaris I Garuda Sakti Aliansi Indonesia, Jhon Mayor Sinaga. Ia menilai metode ini tidak tepat dan justru meresahkan warga.
“Saya sangat kecewa dengan cara mereka. Jika hanya sosialisasi, seharusnya tidak ada tekanan untuk membayar. Sosialisasi itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pajak, bukan malah membuat mereka resah,” ujarnya.
Selain itu, Jhon Mayor Sinaga juga mempertanyakan apakah pemerintah sudah mengoptimalkan potensi pendapatan dari perusahaan-perusahaan besar yang diduga menunggak pajak di Lampung.
“Apakah data mereka sudah tidak cukup untuk mencari pemasukan dari perusahaan-perusahaan besar? Setahu saya, di Bandar Lampung banyak perusahaan yang diduga menunggak pajak,” tegasnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai nota tagihan pajak yang ditandatangani oleh Bobiansyah Setianegara, S.E., M.M., yang dilakukan secara door-to-door oleh rombongan Bapenda Provinsi Lampung. Warga pun masih menunggu kejelasan terkait metode penagihan pajak yang dinilai mengganggu kenyamanan mereka.
(Red)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

5 November 2026

Sekda Endin: Pertumbuhan Industri Harus Berdampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat

5 November 2026

Bupati Asep Kawal Langsung Job Fair Virtual Batch 3, 573 Lowongan Kerja Dibuka dari 24 Perusahaan

5 November 2026

Wali Kota Bekasi Lantik 67 Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Konsolidasi Antar Perangkat Daerah

5 November 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pembukaan Cabor Paramotor Porprov XV Jawa Barat, Dorong Sportivitas dan Prestasi Atlet

5 November 2026

PB Porprov XV Jabar 2026 Apresiasi Kepedulian Masyarakat, Terhadap Materi Desain Komunikasi Visual

5 November 2026

Wiwiek Hargono Lantik Ketua Dekranasda Kecamatan, Perkuat Pemberdayaan dan Gali Potensi UMKM Lokal Kota Bekasi

5 November 2026

Wiwiek Hargono Buka Pelatihan Metode Yassir bagi Guru PAUD, Tanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an Sejak Dini

5 November 2026

Wiwiek Hargono Lakukan Pembinaan Lokus Kota Sehat di Puskesmas Flamboyan, Siapkan Kota Bekasi Hadapi Penilaian Nasional 2027

5 November 2026

Kades Tridayasakti Sopian Siapkan Program 100 Hari Kerja, Fokus pada Digitalisasi Pelayanan dan Pembenahan Infrastruktur Desa

5 November 2026

Muhamad Farisan Bajili Terpilih Sebagai Kades Termuda se-Kabupaten Bekasi

4 November 2026

Revitalisasi Tambak Pantura Masuk Tahap Verifikasi, Buka Peluang Lapangan Kerja bagi Masyarakat Bekasi

4 November 2026

Lantik 154 Kepala Desa, Bupati Bekasi Minta Kades Jaga Amanah dan Integritas

4 November 2026

BUPATI ASEP DORONG PEMERATAAN PEMBANGUNAN, SETIAP DESA DIUSULKAN MILIKI TIGA TITIK PRIORITAS