Tarawih Keliling di Jatibening, Tri Serahkan Ijazah Siswi yang Tertahan 10 Tahun di Sekolah

BJK  || KOTA BEKASI

Tarawih Keliling yang bertempat di Masjid Al-Aqsho Kelurahan Jatibening Kecamatan Pondok Gede menjadi satu momentum Pemerintah Kota Bekasi dalam menjamin pesan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menyatakan bahwa tidak ada siswa atau siswi yang menahan ijazah di sekolahnya karena tidak bisa membayar.

Dewi Permata Sari dengan kelahiran Jakarta 13 April 1997 ini pada malam ini diserahkan ijazah SMK oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat pelaksanaan tarawih keliling, didampingi orang tua siswi bernama Kamsari ia menerima langsung ijazah yang tertahan selama 10 tahun di Sekolah Abdi Karya Kota Bekasi.

Wali Kota Tegaskan bahwa sesuai dengan perintah Gubernur Jawa Barat bahwa tidak ada sekolah di Provinsi Jawa Barat yang menahan ijazah dari siswa atau siswi karena alasan belum membayar biaya sekolah.

Hal ini tercatat dalam ijazah tersebut bahwa Dewi Permata Sari lulusan pada tanggal 15 Mei 2015, yang berarti sudah 10 tahun tertahan di sekolah yang pada malam ini di tanggal 10 Maret 2025 tah diserahkan.

“Pemerintah Kota Bekasi menjamin setiap siswa dan siswi untuk mendapatkan ijazahnya, tidak ada yang menahan dengan alasan apapun, karena ijazah itu hasil dan output untuk melamar kerja si siswa, jika ditahan bagaimana ia mau melamar kerja.” Tegas Tri.

Menurut data, Dewi Permata sari sudah menikah dan memiliki satu orang putra dan kini menjadi ibu rumah tangga, Suami bernama Muhammad Khoirul menerima sebagai perwakilan menerima ijazah dan berterima kasih kepada Wali Kota Bekasi atas jaminan tersebut dan akan sangat bermanfaat kedepannya.

Dalam tarawih keliling ini, Tri juga sangat berterima kasih kepada DKM Al-Aqsha karena memiliki program pengajaran dini kepada anak anak untuk belajar itikaf, karena pada era kini anak anak banyak yang terpengaruh untuk berpotensi kenakalan remaja seperti tawuran yang sangat tidak ada manfaatnya.

“peran kuat sinergitas antara 3 pilar di wilayah sangat diperlukan untuk monitoring anak anak yang masih berkumpul di atas pukul 22.00, harus segera dibina karena berpotensi mengundang tauran.” tegas Tri.

(  DAPOT TAMBUNAN )

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan