Bekasi || JURNAL MEDIA SUKSES
Dinas Arasip dan Perpustakaan kabupaten Bekasi terus meningkatkan kinerjanya. Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilaksanakan adalah Pembinaan Perpustakaan pada satuan pendidikan dasar, yaitu pada tingkat SD dan SMP di kabupaten Bekasi, serta pembinaan perpustakaan di desa Muktiwari kecamatan Cibitung.

Pembinaan perpustakaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan perpustakaan tersebut memenuhi kriteria standar pelayanan standar nasional perpustakaan (SNP), sekaligus dalam upaya agar sekolah tersebut siap mengikuti proses akreditasi, bahkan sebagai upaya untuk penguatan literasi dalam peningkatan kwalitas pelayanan, kelangkapan administrasi, tata kelola, serta peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar siswa.
Lebih jauh terkait kegiatan pelaksanaan pembinaan perpustakaan yang menjadi sasaran antara lain adalah SMPN 5 Tambun Selatan dan SMPN 6 Cibitung, SMPN 3 Cibitung dan SDN Setia Darma 03 Tambun Selatan, SDN Kalijaya 01 dan SDN 06 Cikarang barat. Serta SMP IT Ulil Arbab Cibitung, SD IT An Nur, dan SND Sukamahi 01 Cikarang Pusat serta perpustakaan desa Muktiwari Cibitung.
Perpustakaan Desa Muktiwari yang cukup dikenal dengan nama perpustakaan Multikultural merupakan proyek percontohan CSR hasil kolaborasi pemerintah kabupaten Bekasi, Kookmin Bank Korea dan Yayasan Gugah Nurani Indonesia.
Seperti halnya tujuan pembinaan perpusatakan juga difokuskan untuk peningkatan mutu tata kelola dan peningkatan kapasitas (soft skills) bagi pengelola local agar perpustakaan modern ini tata kelola secara profesional. Hasil dari upaya pembinaan perpustakaan ini melahirkan fasilitas modern yang meliputi ruang baca anak, ruang multi media, (ICT) , ruang referensi, kelas computer dasar, bahasa Inggris, ruang laktasi, hingga fasilita area bermain anak.
Sedangkan pada kegiatan pembinaan perpustakaan di SDN Setia Darma 03 Tambun Selatan yang juga bertujuan untuk meningkatkan mutu tata kelola, fasilitas dan minat baca masyarakat bahkan juga diarahkan untuk menyesuaikan layanan standar nasional perpustakaan guna mendorong akrediatasi sekolah.
Disarpus kabupaten Bekasi juga menerjunkan armada mobil perpustakaan keliling ke SDN Setia Darma 03 guna memberikan variasi bahan bacaan baru dan menghadirkan pengalaman belajar literasi yang menyenangkan di luar kelas bagi para siswa.
Sedangkan untuk pengembangan pelayanan fasilitas sekolah ini juga didukung sarana internal yang memadai, termasuk dengan dua ruang perpustakaan. Pembinaan teknis dilakukan pada focus manajemen tata letak, sirkulasi peminjaman buku serta inventarisasi koleksi literasi agar lebih tramah anak.
(Hans)