Masuk Jajaran Elite, Kota Bekasi Peringkat ke-6 Nasional Pelayanan Publik 2025

BERITAJURNALKOTA || KOTA BEKASI 

Kota Bekasi menorehkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 yang dirilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada 9 Januari 2026, Kota Bekasi berhasil menempati peringkat ke-6 secara nasional.

Capaian ini menempatkan Kota Bekasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja pelayanan publik terbaik di Indonesia, sekaligus mencerminkan konsistensi reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir.

Evaluasi PANRB tersebut mencakup berbagai indikator, mulai dari standar pelayanan, kualitas sumber daya manusia aparatur, sistem pengaduan masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi, hingga kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan di sektor strategis seperti administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan, dan pendidikan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa capaian peringkat ke-6 nasional ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah serta bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

“Predikat ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas layanan. Pelayanan publik harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendorong digitalisasi layanan, penguatan budaya kerja aparatur, serta peningkatan kualitas fasilitas pelayanan publik agar semakin mudah diakses dan responsif.

Masuknya Kota Bekasi dalam enam besar nasional menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tata kelola pelayanan publik, termasuk upaya penyederhanaan prosedur, penguatan layanan berbasis digital, serta peningkatan responsivitas aparatur terhadap kebutuhan masyarakat.

Hasil evaluasi ini sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan reformasi birokrasi di tingkat daerah dan diharapkan dapat mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Kementerian PANRB menilai hasil pemantauan dan evaluasi ini sebagai instrumen penting untuk mendorong pemerintah daerah melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional.

“Dengan capaian tersebut, Kota Bekasi diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan peringkatnya pada evaluasi berikutnya, sekaligus menjadi rujukan praktik baik pelayanan publik bagi daerah lain,” tambah Plt Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian PANRB, Mohammad Avverouce.

( DAPOT TAMBUNAN ) 

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan