Monitoring Gapura Sri Baduga: Dari Taman 3R Hingga Posyandu Berbasis Satu Data

BJK || Kota Bekasi,

Ketua TP PKK Kota Bekasi, Ibu Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama Sekretaris TP PKK Kota Bekasi, Wuri Handayani, melaksanakan monitoring penilaian lapangan pada lokasi kedua dalam rangka Anugerah Gapura Sri Baduga. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Taman Pojok Reduce, Reuse, Recycle (3R) RW 09, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, yang turut dihadiri Lurah Jatisari, Ketua TP PKK Kecamatan Jatiasih serta Ketua TP PKK Kelurahan Jatisari.

Taman Pojok 3R tersebut menjadi contoh nyata inovasi masyarakat yang mengedepankan edukasi dan lingkungan berkelanjutan. Fasilitas yang ditawarkan meliputi taman bermain ramah anak, pojok baca/perpustakaan, pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan, kebun edukasi, hingga ruang serbaguna untuk masyarakat. Taman ini merupakan program swadaya masyarakat yang telah menjadi rujukan beberapa universitas dan daerah lain, termasuk Kota Depok, dalam menciptakan ruang publik yang ramah, mendidik, dan berdaya guna.

Setelah itu, rombongan meninjau lokasi percontohan rumah sehat di wilayah Jatisari. Beberapa aspek yang diperhatikan meliputi tata ruang yang tertata rapi, ventilasi udara yang baik, pencahayaan alami dari sinar matahari, hingga pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman obat-obatan keluarga (TOGA). Konsep rumah sehat ini dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga serta menjadi model hunian yang memperhatikan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

Kunjungan berlanjut ke Posyandu Teratai 3 Jatisari. Monitoring difokuskan pada jalannya pelayanan posyandu, mencakup pendataan jumlah jiwa, balita, angka stunting, kader posyandu, hingga kebutuhan fasilitas yang tersedia. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Wiwiek menegaskan pentingnya pendokumentasian data yang terintegrasi.

“Kedepannya, Posyandu akan berperan tidak hanya dalam kesehatan ibu dan anak, tetapi juga akan diperkuat melalui penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial. Untuk itu, akan diterapkan sistem satu data di posyandu, sehingga seluruh kebutuhan dan pemenuhan hak masyarakat dapat diketahui secara menyeluruh dan pelayanan bisa diakses dalam satu pintu melalui posyandu,” ujar Ibu Wiwiek.

Dengan langkah ini, Posyandu diharapkan menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih komprehensif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga Kota Bekasi.

( S BETI  TAMBUNAN )

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan