Plt Bupati Bekasi Turun Langsung Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Srimukti Tambun Utara

Beritajurnalkota || Kabupaten Bekasi

Banjir besar melanda Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, akibat luapan Sungai CBL yang dipicu jebolnya tanggul, pada Jumat (23/01/2026). Luapan air sungai menggenangi kawasan permukiman warga hingga menyerupai lautan dan melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, turun langsung ke lokasi banjir untuk memimpin proses evakuasi warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran pimpinan daerah di lapangan dilakukan guna memastikan proses penyelamatan berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi.

“Ya, hari ini kami berada di lokasi Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara. Kondisinya seperti lautan karena Sungai CBL meluap akibat tanggul yang jebol, sehingga air masuk ke perkampungan warga. Saya bersama BPBD, Kepolisian, dan TNI turun langsung untuk membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir, terutama ibu-ibu dan anak-anak,” ujar Plt Bupati Bekasi di lokasi kejadian.

Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa prioritas utama penanganan bencana difokuskan pada evakuasi kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan, lanjut usia, serta warga dengan keterbatasan mobilitas. Tim gabungan melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga dan titik-titik terdampak guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal, sekaligus mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman.

Selain proses evakuasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga melaksanakan langkah tanggap darurat lainnya, antara lain pendataan warga terdampak, pemantauan kondisi tanggul Sungai CBL, serta koordinasi lintas instansi untuk mempercepat penyaluran bantuan logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Plt Bupati Bekasi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat hingga kondisi banjir benar-benar terkendali. Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk segera menyiapkan langkah lanjutan, termasuk penanganan tanggul jebol dan upaya mitigasi guna mencegah banjir serupa terulang di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah rawan luapan Sungai CBL dan daerah rawan banjir lainnya agar tetap waspada, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta segera melapor apabila membutuhkan evakuasi atau bantuan darurat.

“Petugas gabungan masih bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit air dan dampak lanjutan,” pungkasnya.

(DAPOT TAMBUNAN)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan