Proyek Pembangunan Polder Duren Jaya Dipertanyakan

BERITA JURNAL KOTA || KOTA BEKASI

Pemerintah Kota Bekasi kini tengah gencar melakukan pembangunan sarana infrastruktur. Termasuk pada satuan kerja Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, yang kini mengerjakan proyek polder Air/kolam retensi berlokasi di area perumahan Duren jaya, RW 10 Bekasi Timur yang dikerjakan oleh rekanan CV Ratur Internusa Abadi dengan nilai proyek sebesar Rp. 12.215.224.934.

Dalam pantauan awak media, volume pengerjaan proyek diantaranya tengah mengerjakan item pemasangan turap polder dan pembangunan rumah pompa.

Masyarakat yang bermukim di perumahan Duren jaya, blok B ketika dimintai komentarnya tentang item pengerjaan rumah pompa yang berlokasi di sisi kali, depan sekolahan SMA PGRI I dan rumah ibadah gereja  ketika menuturkan kinerja rekanan memang harus dipantau oleh masyarakat agar hasilnya maksimal dan jangan sampai terjadi penyimpangan dalam spesifikasi pekerjaan yang berdampak pada kerugian keuangan negara.

Namun yang menjadi pertanyaan mereka salah satu diantaranya adalah kwalitas mutu beton untuk tiang kolom rumah pompa. “adukan manual, kog tidak pakai mesin molen yang bang, apakah kwalitas adukan semen, pasir dan batu bisa dijamin baik dan kokoh? ungkapnya lirih.

Lebih jauh, dijelaskan warga terkait pemasangan material u-ditch merk JKS yang sudah terpasang juga menjadi pertanyaan. Tentang hal tersebut  awak media pun sudah melakukan pemantauan, yakni material u-ditch yang dicetak ditempat sebagian, namun tutupnya pabrikasi.

Tepatnya di sekitar area lapangan olah raga blok B perumahan Duren Jaya, sekitar perlintasan jalan seperti tampak dalam foto. Tukang yang sedang melakukan pengecoran untuk dinding material u-ditch membenarkannya. “ya bang, memang disuruh seperti ini, kami hanya melaksanaan perintah pimpinan,  untuk cetak ditempat pada dinding saluran dan ditutup dengan material u-ditch pabrikasi, timpalnya.

Namun hal lain yang menjadi pertanyaan publik adalah terkait aset material tanah urugan yang diduga diperjuabelikan. Tampak dalam pantauan awak media beberapa waktu lalu, sejumlah armada truk tanah sibuk mengangkut tanah urugan dari lokasi proyek polder Duren Jaya ke wilayah kabupaten Bekasi. “ya bang, kita sedang mengatur ritase truk angkutan tanah ini agar lancar keluar masuknya, lumayanlah bang ada uang masuk. Abangkan tau sendiri harga tanah urugan kan mahal,” ujar salah seorang sopir truk tanah kepada awak media.

Lebih jauh, terkait beberapa hal dalam teknis pelaksanaan proyek tersebut, pihak rekanan yang dicoba dihubungi belum merespon demikian pula dengan jajaran pejabat pembuat komitmen hingga pelaksana teknis kegiatan di dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi yang akan dimintai komentarnya belum berhasil. Demikian pula dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Sulvia Triana Hapsari ketika disambangi di kantornya tidak berada di tempat.

(Hans)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan