BERITAJURNALKOTA || KABUPATEN BEKASI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi membentuk lima tim tanggap banjir yang diterjunkan langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Bekasi. Tim tersebut bertugas melakukan analisis kebutuhan masyarakat serta menyalurkan bantuan logistik secara cepat dan tepat sasaran.
Pembentukan tim ini bertujuan untuk mempercepat proses pendataan warga terdampak, distribusi bantuan, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi selama masa tanggap darurat bencana.
Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Aminulloh, menjelaskan bahwa lima tim respons tanggap banjir tersebut bergerak secara serentak menjangkau seluruh titik kecamatan yang terdampak banjir.
“Seluruh tim kami terjunkan secara bersamaan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, mi instan, minyak goreng, serta bumbu dapur guna menunjang kebutuhan memasak warga,” ujar Aminulloh, Kamis (22/01/2026).
Selain disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak, Baznas Kabupaten Bekasi juga mendistribusikan bantuan ke sejumlah titik dapur umum yang melayani para penyintas banjir.
“Bantuan pangan juga kami salurkan ke dapur umum yang menampung warga pengungsi. Harapannya, bantuan tersebut dapat segera diolah dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian di lokasi pengungsian,” tambahnya.
Tidak hanya fokus pada bantuan logistik, Baznas Kabupaten Bekasi juga mengirimkan sebanyak 3.000 karung untuk membantu penanganan tanggul kritis Sungai Citarum yang jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong. Penanganan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama BPBD Kabupaten Bekasi, masyarakat setempat, serta unsur lintas sektor lainnya.
Aminulloh menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD Kabupaten Bekasi serta instansi terkait selama masa tanggap darurat bencana.
“Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan BPBD dan unsur lintas sektor lainnya agar penanganan banjir berjalan efektif. Sinergi ini penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan mampu meringankan beban masyarakat terdampak,” pungkasnya.
( DAPOT TAMBUNAN )




















































