BERITA JURNALKOTA || PRINGSEWU
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu secara resmi menerima sebanyak 1.121 mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) yang akan melaksanakan Praktik Kerja Nyata (PKN) di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Ribuan mahasiswa tersebut berasal dari 20 program studi dan akan ditempatkan di 8 kecamatan, yakni Kecamatan Pringsewu, Gadingrejo, Sukoharjo, Ambarawa, Pagelaran, Pagelaran Utara, Pardasuka, dan Banyumas. Kegiatan PKN ini akan berlangsung mulai 26 Januari hingga 13 Februari 2026.
Penerimaan mahasiswa PKN Polinela dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., saat memimpin Apel Pagi jajaran Pemkab Pringsewu di Lapangan Pemkab setempat, Jumat (30/1/2026).
Dalam sambutannya, Sekda berharap para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki, serta menjalin kerja sama aktif dengan aparatur pekon dan kelurahan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk berkontribusi nyata melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kepercayaan Politeknik Negeri Lampung kepada Kabupaten Pringsewu sebagai lokasi pelaksanaan PKN. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata, baik bagi masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Pringsewu,” ujar Sekda.
Pada kesempatan tersebut, Sekda yang bertindak sebagai pembina apel juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pringsewu untuk terus menjaga akuntabilitas, memperkuat sistem pengendalian intern, serta menjadikan fungsi pengawasan sebagai landasan utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sekda turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah dan ASN atas berbagai capaian strategis dalam bidang tata kelola pemerintahan, pengawasan, dan akuntabilitas.
“Beberapa capaian tersebut antara lain penyelesaian 100 persen tindak lanjut hasil pengawasan Inspektorat Provinsi Lampung, predikat terbaik se-Provinsi Lampung dalam tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, serta terbaik se-Provinsi Lampung dalam Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi tahun 2024,” ungkapnya.
Menurut Sekda, capaian tersebut merupakan wujud komitmen, sinergi, dan budaya integritas yang terus dibangun bersama. Namun demikian, ia menegaskan agar prestasi tersebut tidak menjadikan jajaran Pemkab Pringsewu berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan publik, serta memperkuat integritas di seluruh lini pemerintahan.
(Red)














































