Wakil Bupati Situbondo Lepas Eksport Produk Furniture dan Kerajinan Ke India

BJK || Kabupaten Situbondo

Guna terwujudnya Peningkatan Perekonomian masyarakat, utamanya bagi para pelaku UMKM sesuai Misi UMKM Situbondo Naik Kelas, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, S.Pdi melepas dua kontener Produk Furniture dan Kerajinan Kayu milik CV Pilar Factory Situbondo ke Negara India, Selasa (10/6/2025).

“Produk kerajian dan furniture yang terbuat dari kayu merupakan salah satu produk yang paling diminati oleh negara India. Untuk itu, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo maupun pribadi, saya bangga dengan CV Pilar Factory Situbondo yang Produk Furniture dan Kerajinan Kayu bisa menembus pasar India,” kata Wakil Bupati Situbondo.

Lebih lanjut, Mbak Ulfi, panggilan akrab Wakil Bupati Situbondo menyampaikan, ekspor yang dilakukan CV Pilar Factory Situbondo ke India merupakan langkah positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena para pekerjanya berasal dari wilayah Kecamatan Banyuputih, Asembagus dan sekitarnya. Ia berharap industri sejenis tumbuh di kawasan lain di Situbondo.

“Ke depan, saya berharap akan tumbuh produk kerajian dan furniture di wilayah barat dan tengah Kabupaten Situbondo yang bisa melakukan ekspor ke manca negara seperti yang dilakukan Haji Andi pemilik CV Pilar Factory Situbondo dan saya juga berharap Haji Andi bisa menjadi penyemangat bagi pemilik produk kerajian dan furniture lainnya di Kabupaten Situbondo ini,” imbuh Mbak Ulfi.

Dan diakhir sambutannya Wakil Bupati Situbondo menyampaikan bahwa India merupakan pasar dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, kelas menengah yang terus meningkat dan minat tinggi terhadap produk bernuansa etnik dan alami.

“Ekspor Furniture dan Kerajinan dari Indonesia khususnya Kabupaten Situbondo ke India bukan hanya menjanjikan secara volume, tetapi juga membuka peluang branding budaya dan nilai tambah lokal. Dengan desain yang otentik, bahan ramah lingkungan serta kualitas pengerjaan tangan yang khas, indonesia memiliki posisi yang sangat strategis untuk memenuhi permintaan pasar India yang semakin menghargai Craftsmanship dan nilai artistik, ” pungkasnya.

Sementara itu, H. Andi Herwanto pemilik CV Pilar Factory Situbondo mengatakan, sudah tiga kali melakukan ekspor kerajian dan furniture berbahan kayu ini, diantaranya ke negara Italy, Mauritius USA, Fortugal dan sekarang ke India.

“Untuk ekspor secara mandiri ini, kami disuport oleh Diskoperindag Kabupaten Situbondo dan percaya diri bersaing dengan produk-produk daerah lain. Alhamdulilah, berkat dukungan Diskoperindag, kami mampu menembus pasar dunia,” jelas H. Andi pemilik CV Pilar Factory Situbondo.

Lebih lanjut, H. Andi mengatakan, produk yang banyak, yakni furniture dan handicraft ke hotel-hotel dan villa di luar negeri. “Untuk teman-teman se profesi, saya berpesan, untuk menuju sukses melakukan ekspor ke manca negara hanya kita yang bisa menciptakan bukan orang lain. Untuk itu, nikmati prosesnya dan kita akan menemui titik bahagia,” pungkas H. Andi.

 (Ags)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan