BERITAJURNALKOTA || JAMBI
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) Kepsek SMA/SMK/SLB se-provinsi Jambi yang berlangsung di aula Bundes Desa Koto Periang kecamatan Kayu Aro, Sabtu (24/1/26) menyatakan pentingnya peran seorang Kepala Sekolah (Kepsek) yang menjadi Figur teladan yang menentukan budaya kerja di sekolah dan membentuk Profesionalisme guru.
Gubernur Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, pimpinan Forkopimda Kerinci, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Umar MY, S.E., M.M serta ratusan Kepsek dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi Jambi.
Dikatakan Haris lagi bahwa Kepsek harus memiliki rasa tanggung jawab dan moral yang tinggi. sebagai pemimpin tertinggi di satuan pendidikan, Kepsek bukan hanya seorang administrator, melainkan figur teladan (role model) yang menentukan budaya sekolah, profesionalisme guru, dan kualitas hasil belajar siswa itu harus menjadi tanggung jawabnya.
“Raker ini dilaksanakan sebagai ikhtiar para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi.”Semua aspek harus ditingkatkan mulai kualitas tata kelola sekolah, pengembangan profesionalitas Kepala Sekolah, dan penyelarasan persepsi dalam mewujudkan program-program prioritas pemerintah provinsi Jambi di bidang pendidikan,” sebut Haris.
“Bahwa Kepsek memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. “Kepala Sekolah memiliki tanggung jawab moral yang sangat besar dalam dunia pendidikan. Perbedaan mendasar antara Kepala Sekolah dan guru lainnya terletak pada tanda tangan di ijazah, yang menentukan masa depan peserta didik. Meskipun Kepala Sekolah merupakan guru yang diberi tugas tambahan, namun tanggung jawab tersebut tidak bisa dipandang ringan karena menyangkut legitimasi dan kualitas lulusan, “sambungnya.
Ditekankan Haris, salah satu peran strategis Kepsek dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia yaitu turut menyukseskan program prioritas di mana pendidikan menjadi salah satu program prioritas nasional.
“Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembangunan sarana pendidikan menjadi fokus utama pemerintah pusat yang harus disinergikan dengan pemerintah daerah. Dan juga Program Asta Cita ke-4 dimana pemerintahan Prabowo-Gibran difokuskan pada penguatan SDM melalui pendidikan,” lanjutnya.
Haris mengungkapkan bahwa dunia pendidikan sedang disoroti karena pemerintah sangat sungguh sungguh ingin memperbaiki tata kelola pendidikan, dengan cara memberikan makanan bergizi gratis kepada anak anak dididik dan membuka sekolah rakyat bagi anak yang kurang mampu.
Haris menegaskan, Kita semua harus sejalan, baik pemerintah provinsi Jambi, kabupaten/kota dan seluruh kepala sekolah harus sejalan menjalankan program pemerintah pusat ini dengan sungguh sungguh.Pemerintah pusat sudah menyiapkan dananya baik itu MBG dan Sekolah Rakyat, tergantung daerah masing masing untuk kesiapannya dalam pengelolaannya, mari bersama kita bersatu tingkatkan SDM baik itu pendidik, juga anak didiknya, karena pemerintah pusat sudah menganggarkan untuk pendidikan yang cukup besar.
( RED )














































