BERITA JURNAL KOTA || KABUPATEN BEKASI
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi mulai mematangkan berbagai persiapan guna mendukung kelancaran lalu lintas. Selain menyiapkan puluhan personel, Dishub juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana di jalur mudik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Polres Metro Bekasi serta para penyelenggara jalan dari pemerintah pusat, provinsi, kawasan industri, hingga pengelola jalan tol.
“Hari ini kami sudah rapat dengan Kasat Lantas di jajaran Polres. Kami memang sudah melakukan koordinasi terkait kesiapan menghadapi arus mudik dengan mengundang berbagai pihak selaku penyelenggara jalan, baik jalan nasional, provinsi, kabupaten, kawasan maupun tol,” ujar Agus, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur mudik di wilayah Kabupaten Bekasi sedang dalam proses perbaikan. Pemerintah menargetkan seluruh perbaikan dapat rampung sebelum masa mudik yang diperkirakan dimulai pada 13 Maret 2026.
“Sekarang memang sedang berproses perbaikan jalan. Ditargetkan sebelum tanggal 13 Maret semuanya sudah selesai, khususnya di jalur mudik seperti Jalan Nasional, Kalimalang, dan juga jalan tol,” jelasnya.
Selain kesiapan infrastruktur jalan, Dishub Kabupaten Bekasi juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas selama masa mudik. Sebanyak 70 personel akan diterjunkan dan bergabung dengan posko pengamanan di bawah koordinasi Polres Metro Bekasi.
“Kami sudah menyiapkan sekitar 70 personel yang akan bergabung dengan Polres untuk membantu pengaturan lalu lintas selama masa mudik,” katanya.
Dishub juga memastikan kesiapan Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur utama mudik, terutama di sepanjang Jalan Inspeksi Kalimalang hingga perbatasan Karawang.
“Hari ini kami juga sedang mempersiapkan PJU, khususnya di jalur Kalimalang dari batas Kota Bekasi sampai perbatasan Karawang termasuk Jalan Nasional. Mudah-mudahan saat masa mudik semua PJU sudah menyala,” ungkapnya.
Selain itu, Dishub akan menambah dukungan rambu lalu lintas, marka jalan, serta pengaturan arah jalur guna memudahkan pengendara yang melintas di wilayah Kabupaten Bekasi.
Pengaturan U-turn atau putaran balik juga menjadi perhatian. Beberapa titik putaran balik yang dinilai menghambat kelancaran arus lalu lintas akan ditutup sementara selama masa mudik, termasuk U-turn ilegal.
“Termasuk U-turn ilegal juga akan kami tutup. Beberapa titik yang berpotensi menghambat arus lalu lintas akan ditutup demi kelancaran perjalanan pemudik,” jelasnya.
Selain itu, pengaturan lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan juga akan disesuaikan, terutama di titik yang mengalami perubahan arus akibat penutupan putaran balik atau rekayasa lalu lintas.
Dishub bersama Polres Metro Bekasi juga akan melakukan ram check terhadap kendaraan angkutan umum di sejumlah perusahaan otobus (PO) guna memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat untuk mudik dalam kondisi laik jalan.
“Kami juga akan melakukan ram check bersama Polres di perusahaan otobus yang melayani angkutan mudik, untuk memastikan kendaraan aman dan laik jalan,” katanya.
Agus berharap seluruh persiapan tersebut dapat rampung sebelum puncak arus mudik dimulai sehingga mobilitas masyarakat yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.
( S BETI TAMBUNAN)

















































