Inovasi Balitbangda Berhasil Dorong Peningkatan IKK Secara Signifikan

Beritajurnalkota || kabupaten Bekasi

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kebijakan daerah. Melalui inovasi yang dilakukan, Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Kabupaten Bekasi berhasil mengalami peningkatan signifikan dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan Balitbangda Kabupaten Bekasi, Wiwin Yuniarti, menjelaskan bahwa IKK merupakan instrumen penting yang dilaksanakan secara berkala setiap dua tahun sekali untuk mengukur kualitas kebijakan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Penilaian ini bertujuan memastikan kebijakan yang dihasilkan telah sesuai target serta memberikan dampak nyata bagi pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, pada setiap dua tahun sekali itu memang dilaksanakan penilaian IKK untuk mengukur kualitas kebijakan yang ada di Kabupaten Bekasi, apakah sudah mencapai target dan masuk kategori baik atau masih kurang,” jelas Wiwin kepada bekasikab.go.id pada Senin, (26/01/2026).

Ia memaparkan bahwa sejak awal penilaian IKK pada Tahun 2021, capaian Kabupaten Bekasi masih tergolong rendah. Namun seiring dengan berbagai upaya perbaikan, angka tersebut terus meningkat secara signifikan. “Di Tahun 2021 IKK kita masih sangat jauh, yakni 6,19. Kemudian pada Tahun 2023 naik menjadi 77,16, meskipun belum mencapai target 77,20. Alhamdulillah, pada Tahun 2025 setelah kami melaksanakan inovasi, IKK meningkat dan mencapai target, yaitu 79,69 Persen,” ungkapnya.

Menurut Wiwin, peningkatan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang dilaksanakan Balitbangda memberikan dampak positif terhadap perbaikan kualitas kebijakan di Kabupaten Bekasi. Ia berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya. Lebih lanjut, Wiwin menjelaskan bahwa proses peningkatan IKK dilakukan melalui penguatan kelembagaan dan sistem kerja. Sebelumnya, Kabupaten Bekasi belum memiliki sejumlah instrumen pendukung seperti Surat Keputusan (SK) Bupati, Standar Operasional Prosedur (SOP), serta tim gugus tugas yang terstruktur.

“Yang terpenting adalah penguatan tim gugus tugas. Dengan adanya SOP, pembentukan tim gugus tugas, dan SK Bupati, tim ini benar-benar bekerja sesuai yang diharapkan untuk meningkatkan kualitas kebijakan yang memenuhi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. Melalui pembentukan tim gugus tugas lintas perangkat daerah, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki peran dan tahapan kerja yang jelas sesuai SOP yang telah disusun. Dengan demikian, setiap OPD dapat secara mandiri dan berkelanjutan melaksanakan tahapan penilaian IKK setiap tahunnya.

“Setiap OPD yang masuk dalam tim gugus tugas melaksanakan SOP sesuai tahapan yang sudah ditentukan. Alhamdulillah, tanpa harus diminta, mereka sudah sadar dan melaksanakan kewajiban tersebut sesuai dengan aksi perubahan yang kami rancang,” katanya. Wiwin juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan sebelumnya adalah belum optimalnya tindak lanjut terhadap produk kebijakan yang telah ditetapkan menjadi peraturan bupati atau peraturan daerah. Kebijakan yang ditindaklanjuti secara konsisten menjadi faktor penting dalam peningkatan nilai IKK.

Ke depan, Balitbangda Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan terobosan agar nilai IKK tidak berhenti pada capaian saat ini, melainkan terus meningkat. “Harapan kami, aksi perubahan ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan akan ada terobosan-terobosan lain yang dapat mendongkrak nilai IKK Kabupaten Bekasi menjadi semakin baik,” ujarnya.

Ia juga mengakui masih terdapat beberapa indikator yang perlu diperbaiki, khususnya dalam pemenuhan eviden atau bukti pendukung penilaian.“Ada indikator yang masih kurang, yaitu pemenuhan eviden. Jika eviden-eviden ini bisa dipenuhi dengan baik, maka nilai IKK akan meningkat lebih tinggi lagi,” jelasnya.Di akhir pernyataannya, Wiwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah berkolaborasi dan mendukung Balitbangda dalam peningkatan IKK Kabupaten Bekasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD yang telah bekerja sama dengan Balitbangda selaku koordinator penilaian IKK. Harapan kami ke depan, OPD yang tergabung dalam tim teknis tetap konsisten terhadap apa yang sudah kita lakukan selama ini,” pungkasnya.

(Hans)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan