Miris “Rehab Ruang Kelas Dan Bangunan Laboratorium SD Negeri 036 Sarana Jaya Dipertanyakan Rehab Bangunan Terkesan Asal Jadi

Beritajurnalkota com.Bungo

Rehab Ruang Rehab Kelas SDN 036 Negeri dan bangunan baru jamban dan bangunan baru laboratorium Sarana Jaya Kecamatan Bathin Ill Kabupaten Bungo – Jambi, patut dipertanyakan karena pada saat pengerjaan bangunan (menggunakan material kayu kelas murah alias kayu durian untuk kunsen ) dan Septi teng tidak di ganti alias masih menggunakan yang lana, tidak sampai disitu’ adukan semen pun tidak sesuai standar RAB sehingga terlihat kurangnya bahan semen dalam adukan coran tiang ,hal ini terpantau oleh awak media, Rabu (03/12/2025).

Ada beberapa titik kejanggalan dalam pengerjaan tersebut, diantaranya kunsen menggunakan kayu duren ,Septi teng tidak diganti dan mengurangi semen dalam adukan pasir sementara itu pengerjaannya terkesan asal jadi yang dikerjakan oleh CV. JA Construksi , CV ayu vitria dalam waktu rehab ruang kelas 70 hari kalender, jamban 80 hari kalender dan ruang laboratorium 80 hari kalender,dengan nilai anggaran rehap ruang kelas : 554.144.000 004.3.13/311/SPBBJ/DAU/ DIKBUD/ 2025/. Pembangunan laboratorium pagu dana : 199.790.000 dan pembangunan jamban pagu dana: 111.901.000

Saat awak media berada dilokasi yang terlihat para pekerja yang sedang memasang Septi teng jamban dan pelaster dinding juga sedang memasangkan rangka baja ringan bagian atap bangunan tersebut

Pengawasan tidak dilaksanakan sebagai mana mestinya padahal anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk pengawasan ini cukup besar namun terlihat pengawas dalam hal ini tidak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya begitu juga kontraktor (rekanan) yang seharusnya juga harus ada pengawas hariannya namun itu pun juga tidak difungsikan.

Akibat kurang maksimalnya pengawasan mengakibatkan pengerjaan fisik bangunan tidak terkontrol dengan baik sehingga realisasi pengerjaan rehab yang memakan anggaran cukup besar terkesan asal jadi, ini diduga adanya penyimpangan penggunaan anggaran terhadap volume pengerjaan.

Kekurangan volume pengerjaan ini berakibat timbulnya kerugian negara dan kurangnya mutu dari hasil rehab itu sendiri sehingga kondisi bangunan tersebut tidak bertahan lama dan tentunya konsekuensi dari semua itu’ masyarakat khususnya pengguna fasilitas sekolah akan kecewa.

Diminta kepada inspektorat, BPK melakukan audit dengan sangat teliti dan periksa volume fisik bangunan tesebut semaksimal mungkin dan bagi rekanan nakal harus ada sanksi kedepannya tidak lagi diberikan kepercayaan dalam melaksanakan pengerjaan proyek dan harus melakukan pengembalian dalam waktu 60 hari.

” Sementara pihak dari kontraktor saat di hubungi via telpon tidak merespon alias bungkam”

: Zainal Arifin

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan