BJK || Kabupaten Bekasi
Semangat kebersamaan keluarga besar Pomparan Raja Marpaung Dohot Boruna kembali berkobar menjelang pelaksanaan Pesta Parolop-Olopon Bonataon 2026. Melalui rapat dan komunikasi resmi dengan Panitia Sektor 22 Cikarang Wilayah Bekasi.

Punguan Raja Marpaung Sektor 17 Setu menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung seluruh rangkaian acara yang direncanakan berlangsung pada 10 Mei 2026 di Gedung Pertemuan Graha Bintang, Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Ketua panitia, Mangatas Marpaung, menegaskan bahwa dukungan penuh dari seluruh anggota punguan menjadi modal utama demi suksesnya acara kebersamaan tahunan ini. “Parolop-Olopon bukan sekadar perayaan, tetapi momentum mempererat persaudaraan, mengucap syukur, dan membangun komitmen bersama sebagai keluarga besar Raja Marpaung,” ujarnya.
Panitia Sektor 22 Bekasi juga menjelaskan bahwa acara tahun 2026 akan mengangkat tema:
“Kenakanlah Kasih sebagai Pengikat yang Mempersatukan dan Menyempurnakan (Kolose 3:14)”,
dengan subtema yang menekankan pentingnya saling mendukung, mengasihi, dan menjaga ikatan persaudaraan dalam kasih Tuhan.
Dalam proposal resmi yang telah diterbitkan, PPRMB Wilayah Bekasi berharap dukungan dapat mengalir dari seluruh keturunan Raja Marpaung Se Bekasi Raya baik dalam bentuk kehadiran, partisipasi kegiatan, penguatan moral, maupun kontribusi dana demi kelancaran penyelenggaraan pesta besar tersebut.
Selain sebagai ajang silaturahmi, Pesta Parolop-Olopon Bonataon juga bertujuan:
memperkuat kepedulian sosial antar sesama anggota Raja Marpaung di Seluruh Bekasi Raya.
meningkatkan peran aktif generasi muda Marpaung,
serta meneguhkan kembali komitmen iman dan kebersamaan keluarga besar PPRMB.
Dengan dukungan nyata dari seluruh pomparan serta kesiapan Panitia 22 Bekasi, acara Parolop-Olopon Bonataon 2026 diharapkan berlangsung meriah, tertib, dan penuh sukacita untuk memuliakan Tuhan serta memperkokoh persaudaraan Pomparan Raja Marpaung Dohot Boruna Bekasi Raya.
Dukungan Dana dan Transparansi Anggaran Jadi Prioritas Panitia
Panitia Pelaksana Pesta Parolop-Olopon Bonataon 2026 Wilayah Bekasi juga menegaskan komitmen untuk menjalankan kegiatan secara transparan dan akuntabel. Dalam dokumen proposal yang telah dibagikan kepada seluruh anggota, panitia memaparkan rencana anggaran yang mencapai Rp 431.000.000, meliputi kebutuhan konsumsi, dekorasi, peralatan acara, dokumentasi, hingga operasional BPH PPRMB terpilih.
Untuk mendukung pembiayaan tersebut, panitia membuka berbagai sumber pemasukan, antara lain melalui tok-tok ripe, silua tor-tor, parcel buah, lelang, sponsor, serta persembahan anggota. Setiap bentuk kontribusi, baik besar maupun kecil, disebut sangat berarti demi terselenggaranya pesta adat yang tertib dan penuh sukacita.
Panitia juga menyediakan rekening resmi untuk memfasilitasi partisipasi anggota yang ingin memberikan dukungan dari luar Bekasi maupun wilayah lain. Bukti transfer diimbau untuk disampaikan kepada panitia sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban keuangan.
Lelang Budaya: Cara Kreatif Merawat Identitas Batak
Salah satu kegiatan menarik yang telah disiapkan panitia adalah lelang budaya, yang menghadirkan berbagai produk berunsur adat Batak. Dalam proposal terlihat beberapa item seperti:
Hiasan dinding beraksara Batak,
Semiras / jas motif Batak bordir,
Ulos,
Parcel buah,
yang masing-masing ditawarkan dengan harga dasar tertentu. Lelang ini bukan hanya bertujuan menggalang dana, tetapi juga menjadi upaya melestarikan budaya Batak di tengah kehidupan modern masyarakat urban se Bekasi
Pesan Moral: Acara untuk Semua Generasi
Panitia menekankan bahwa Parolop-Olopon Bonataon 2026 tidak hanya diperuntukkan bagi generasi orang tua, tetapi turut dirancang agar dapat dinikmati oleh kaum muda, keluarga muda, dan anak-anak. Kegiatan ini diharapkan mampu:
Menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas marga,
Menguatkan tali kasih antara sesama pomparan,
Menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi penerus,
Serta memperkuat spiritualitas melalui doa dan persembahan syukur.
Dengan semangat “Kenakanlah Kasih sebagai Pengikat yang Mempersatukan”, panitia berharap setiap anggota dapat mengambil bagian sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan punguan.
Harapan Akhir: Satu Hati, Satu Kasih, Satu Tujuan
Ketua Wilayah Bekasi, Ir. Tonny Harapan Marpaung, M.M., M.B.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan acara besar seperti Parolop-Olopon hanya dapat terwujud bila seluruh pomparan bersatu hati.
“Ini bukan sekadar pesta, tetapi wujud nyata bahwa keluarga besar Raja Marpaung tetap kokoh, saling menopang, dan saling memperhatikan. Kita ingin tunjukkan bahwa persaudaraan tidak pernah pudar meski zaman berubah,” ujarnya.
Panitia Sektor 22 Cikarang Bekasi pun menutup proposal resmi dengan ucapan terima kasih atas antusiasme dan dukungan moral maupun material dari semua keluarga besar Pomparan Raja Marpaung Dohot Boruna Sejabodetabek.
Dengan kerja sama yang solid, panitia optimis bahwa Pesta Parolop-Olopon Bonataon 2026 akan menjadi salah satu perayaan paling berkesan, sarat nilai budaya, iman, dan kebersamaan.
DAPOT TAMBUN
















































