JURNAL MEDIA SUKSES | Sukabumi
Safari atau Muhibah Ramadhan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Muhibah Ramadhan ke-4 yang digelar di Masjid Jami Misbahul Huda, Kampung Selakopi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat demi kemajuan Kabupaten Sukabumi.
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan Muhibah Ramadhan kali ini adalah pernyataan Wakil Bupati terkait dinamika komunikasi di era digital. Di tengah maraknya keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial, H. Andreas menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memandang kritik sebagai serangan, melainkan sebagai masukan konstruktif.
Ia menilai kritik dari masyarakat justru dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan pemerintah ke depan.
“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, apapun keluhan masyarakat atau kritik yang disampaikan di media sosial, kami tidak anti kritik. Kami siap untuk dikritik,” tegas H. Andreas di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia juga menginstruksikan kepada para camat serta jajaran perangkat daerah agar tidak bersikap reaktif ataupun alergi terhadap kritik masyarakat.
Sebagai ujung tombak pelayanan publik, aparatur di tingkat kecamatan diminta memiliki kesabaran serta sikap terbuka dalam menyerap aspirasi warga.
Menurutnya, berbagai masukan dan kritik tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan visi Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).
Suasana di Masjid Jami Misbahul Huda juga berubah menjadi haru saat dilakukan pengundian doorprize tiket umrah.
Program tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi kepada para tokoh agama yang selama ini berdedikasi dalam membina moral umat.
Hadiah umrah diberikan khusus kepada ustaz, guru ngaji, dan marbot masjid yang selama ini mengabdikan diri untuk syiar Islam tanpa pamrih.
Salah satu penerima hadiah umrah adalah Ustadz Burhanudin, warga Kampung Pamipiran, Desa Sangrawayang.
Ia mengaku sangat terkejut sekaligus bahagia mendapatkan kesempatan kembali ke Tanah Suci.
“Saya sangat terkejut sekaligus bahagia. Ini mungkin sudah menjadi kehendak Allah SWT. Sebelumnya saya memang pernah mendapatkan kesempatan umrah, namun mungkin Allah menghendaki saya untuk kembali berangkat lagi dalam waktu yang lebih cepat,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Program ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menyentuh sisi spiritual masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para pegiat keagamaan di pelosok desa.
Selain kegiatan keagamaan, Muhibah Ramadhan juga diisi dengan aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Kecamatan Simpenan.
Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati H. Andreas didampingi jajaran Forkopimda.
Langkah ini dilakukan agar kebahagiaan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya:
-
Letkol Inf Agung Ari Wibowo, S.Hub.Int. (Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi)
-
Ade Suryaman (Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi)
-
Ali Iskandar (Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi)
-
Unsur Forkopimcam Simpenan
-
Ketua KUA Kecamatan Simpenan
Kehadiran Dandim 0622 Letkol Inf Agung Ari Wibowo menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan menjadi prioritas bersama.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan unsur Forkopimda diharapkan mampu menjaga kondusivitas wilayah hingga perayaan Idul Fitri.
Di akhir acara, doa bersama dipanjatkan dengan harapan agar berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat memberikan manfaat luas, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir seperti Kecamatan Simpenan.
Sementara itu, Ustadz Burhanudin mewakili masyarakat dan tokoh agama menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah.
“Semoga Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang semakin mubarakah dan terus maju sesuai cita-cita pembangunan yang sedang dijalankan,” ujarnya.
( RED )












































