Bukan dikeluarkan, Gina Siswa SMP Ternyata Mengundurkan Diri Sejak Tahun 2023

BJK || Kota Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menegaskan bahwa dugaan bullying yang menyebabkan siswi SMP Negeri 13 Bandar Lampung, Gina Dwi Sartika, keluar dari sekolah tidak benar terjadi saat ini, melainkan telah berlangsung dua tahun lalu.

Tim dari Dinas PPPA bersama jajaran pemerintah daerah mendatangi kediaman Gina di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu, 22 Oktober 2025, untuk menindaklanjuti video viral yang beredar di media sosial.

“Gina selama ini selalu kami dampingi, Gina sering main di pusat perbelanjaan. Waktu itu ada masalah lain, tapi sudah diselesaikan,” ujar Maryamah, Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung.

Maryamah juga menjelaskan bahwa dua tahun lalu, pihaknya telah menawarkan agar Gina dapat melanjutkan sekolah, namun tawaran itu ditolak dengan alasan ingin mondok.

“Dulu juga Gina kita tawarkan untuk melanjutkan sekolah tapi menolak dengan alasan ingin mondok,” tambah Maryamah.

Sementara itu, Camat Kemiling, Andi Syaputra Kesuma, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah memverifikasi informasi yang beredar dan memastikan bahwa Gina tidak dikeluarkan oleh pihak sekolah.

“Setelah dicek ternyata bukan dikeluarkan, tapi mengundurkan diri tahun 2023. Alasannya dia mau ikut adiknya di pondok,” jelas Andi Syaputra Kesuma.

Andi menegaskan bahwa pemerintah akan membantu proses administrasi agar Gina dapat kembali melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan.

“Kita memastikan bahwa dia sekolah, kejar paket B. Pemerintah bantu administrasi,” tutup Andi.

Sementara itu, Wakil Kepala SMPN 13 Bandar Lampung, Abdul Rohman, juga membantah bahwa pihak sekolah pernah mengeluarkan Gina.

“Gina ke luar sekolah dengan alasan ingin masuk pondok,” ujar Abdul Rohman.

Dengan demikian, video viral yang menuding adanya kasus bullying hingga menyebabkan siswa dikeluarkan tidak sepenuhnya benar. Pemerintah dan pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pendidikan setiap anak tetap terjamin serta mengedepankan perlindungan anak di lingkungan sekolah.

(Listra)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

16 Oktober 2026

Tinjau Kopdes Merah Putih, Wawali Harris Bobihoe : Harga Lebih Murah

14 Oktober 2026

Kecamatan Cikarang Pusat Tertibkan Delapan Warung di Pasar Tegal Danas

14 Oktober 2026

Antisipasi Banjir dan Jaga Pasokan Air Pertanian, Normalisasi SS Gempol Payung Sepanjang 5 KM Mulai Dikerjakan

9 Oktober 2026

Lolos Tahap II ASN Berprestasi Jabar, Inovasi Puspita Sakura Bidik Bebas HIV 2030

9 Oktober 2026

CSR PT Jababeka, Bantu Petani Hilir Bekasi hingga Dukung Pendidikan

29 September 2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

21 September 2026

Jahi Hidayat Unggul di Pilkades Tamansari, Kembali Terpilih untuk Periode Ketiga

20 September 2026

Hitung Cepat Pilkades Ciledug, Hadi Hidayat Puncaki Perolehan Suara

19 September 2026

Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya

19 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

19 September 2026

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data

17 September 2026

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026 Perubahan APBD 2026 Disampaikan, Wali Kota Bekasi: Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

17 September 2026

Jelang Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Sejumlah Venue Pertandingan